Jokowi Heran Dengan Programnya Sendiri Soal Bandara Internasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta anak buahnya untuk mengkaji lagi kebutuhan bandara internasional di Indonesia. Masalahnya, ia memandang jumlah bandara internasional yang mencapai 30 unit terlalu banyak.

Jokowi menyatakan jumlah bandara internasional juga tidak tersebar merata di dalam negeri. Makanya, ia memerintahkan jajarannya agar membuat letak bandara lebih proporsional.

"Saya melihat airline hub yang dimiliki terlalu banyak dan tidak merata. Jadi dilihat lagi. Saat ini ada 30 bandara internasional. Apakah dibutuhkan sebanyak ini," ungkap Jokowi.

Ia membandingkan jumlah bandara internasional di negara lain yang tak sebanyak di Indonesia. Namun, Jokowi tak menjelaskan rinci jumlah bandara internasional yang ada di negara lain.

"Negara lain saya kira tidak melakukan ini, coba dilihat," imbuh Jokowi.

Banyaknya bandara internasional berpotensi merugikan anggaran belanja negara. Pasalnya, pemerintah perlu mengeluarkan biaya lebih untuk operasional bandara dengan status bandara internasional.

Berdasarkan data yang ia miliki, dari 30 bandara internasional yang ada di Indonesia saat ini, 90 persen lalu lintas penerbangan hanya terfokus pada 4 bandara internasional saja.

"Artinya kuncinya ada di 4 bandara ini di Soekarno-Hatta di Jakarta, Ngurah Rai di Bali, Juanda di Jawa Timur dan Kualanamu di Sumatera Utara," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Penerbangan Alvin Lie menyebut, justru yang membuat banyaknya bandara internasional adalah Presiden Jokowi.

Menurutnya, Jokowi pada saat itu sedang gembor-gembornya bandara Indonesia harus internasioanal, dalam rangka mendukung pariwisata.

"Justru pemerintah Jokowi mendobrak dibuat sebanyak mungkin bandara internasional, bahkan yang secara perhitungan tidak masuk pun dipaksa masuk internasional, hanya mengejar internasional seperti Banyuwangi, Silangit," ujar Alvin lie.

Alvin pun meminta, agar penerbangan internasional yang sebelumnya ada di Bandara Internasional dikembalikan. Sehingga, bisa mendatangkan banyak wisatawan.

"Saya mendukung dikembalikannya rute internasional ada di bandara internasional, dan jangan diobrak abrik seperti sekarang," tukas dia.


Sumber :

https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20200806111629-92-532752/jokowi-sebut-bandara-internasional-indonesia-terlalu-banyak

https://money.kompas.com/read/2020/08/07/183853026/jokowi-pertanyakan-ri-punya-30-bandara-internasional-ini-respons-kemenhub?amp=1&page=2

https://m.liputan6.com/amp/4323943/jokowi-pertanyakan-ri-punya-30-bandara-internasional-apa-perlu-sebanyak-ini

https://www.suara.com/bisnis/2020/08/06/172415/jokowi-protes-programnya-sendiri-soal-bandara-internasional?page=1


Komentar